Kamis, 11 Oktober 2018

#SIP Arsitektur Komputer dan Kognisi Manusia



Arsitektur Komputer dan Kognisi Manusia

1.    Arsitektur komputer
Menurut Suryadi (1994) Arsitektur komputer adalah desain komputer yang meliputi set instruksi, komponen hardware dan organisasi atau susunan sistemnya.
Menurut Syafrizal (2005)Arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer.
Menurut Alfatta (2007) arsitektur komputer merupakan cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target.
Arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoprasian dasar dari suatu sistem komputer.
Menurut George (2008) arsitektur komputer merupakan perangkat keras komputer yang dikendalikan oleh sistem operasi. perangkat lunak aplikasi menjalankan tugas-tugas bagi pengguna, seperti mengolah kata dan melakukan perhitungan di spreadsheet. Memanipulasi informasi melalui basis data.

Menurut Solso (2007) terdapat kelebihan dan kelemahan arsitektur komputer yaitu:
Ø  Kelebihan
·      Pada umumnya komputer dapat melakukan operasi matematika dan logika dengan sangat cepat
·      Komputer dapat menguji model-model kognitif dengan sumber daya ruang dan waktu yang lebih hemat
·      Dalam waktu yang sama, komputer dapat melakukan ribuan stimulasi dan menghasilkan ribuan data
Ø  Kelemahan
·      Komputer tidak memiliki emosi seperti manusia
·      Komputer tidak dapat melakukan generalisasi
·      Komputer tidak mampu memahami pola-pola yang kompleks
·      Komputer tidak mampu membuat kesimpulan
·      Manusia lebih unggul dalam mengenali wajah

2.    Struktur kognisi manusia
Menurut Abdulkarim (2008) struktur kognisi manusia adalah keseluruhan pengetahuan yang dapat dijadikan landasan untuk memahami dan menafsirkan dunia dan kejadian-kejadian.
Aries (2012) mengatakan terdapat beberapa komponen kognitif yang terdiri dari seluruh kognisi yang dimiliki seseorang mengenai objek dan sikap tertentu, yaitu berupa fakta, pengetahuan, dan keyakinan tentang objek.
Suardi,( 2015) menyatakan istilah cognitive berasal dari kata cognition yang berarti pengertian, mengerti. Pengertian yang luasnya yaitu cognition (kognitif) adalah perolehan, penataan dan penggunaan pengetahuan. Kemudian istilah kognitif ini menjadi popular sebagai salah satu wilayah psikologi manusia
Ø Kelebihan :
·       Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas.
·       Banyak memberi motivasi agar terjadi proses belajar.
·       Mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal.
Ø  Kekurangan :
·       Membutuhkan waktu yang cukup lama

3.    Kaitan antara arsitektur komputer dengan struktur kognisi manusia
Hubungan atau kaitan antara arsitektur komputer dan kognisi manusia adalah pada saat penyusunan perangkat komputer (software dan hardware), disini kognisi manusia sangat berperan yaitu untuk menciptakan sebuah program hingga nantinya komputer tersebut dapat berguna bagi manusia. Dapat dilihat dari definisi arsitektur komputer itu sendiri yaitu merupakan ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya. Jelas bahwa fungsi-fungsi kognitif manusia sangat diperlukan agar dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan tertentu.
Pada komputer dikenal dengan istilah input dan output, sedangkan pada kognisi manusia dikenal dengan sebutan stimulus dan respon. Secara garis besar kedua proses itu sama, yaitu proses menerima informasi dan merespon.

Daftar Pustaka
Al Fatta, H. (2007). Analisis perancang sistem informasi untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: ANDI.
Aries, M. (2012). Psikologi sosial. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Solso, R. L. (2007). Psikologi kognitif 8th edition. Jakarta: Erlangga.
Abdulkarim, A. (2008). Pendidikan kewarganegaraan. Jakarta: Grafindo Media Pratama.
Nugroho, Adi. (2010). Rekayasa perangkat lunak berorientasi objek dengan metode USDP. Yogyakarta: CV Andi Offset
George, P., Schell. (2008). Sistem informasi manajemen. Jakarta : Salemba Empat
Suardi, Moh. (2015). Belajar dan pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish
Suryadi, HS. (1994). Pengantar arsitektur computer (Seri diktat). Jakarta: Gunadarma
Syafrizal, M. (2005). Pengantar jaringan komputer. Yogyakarta: Andi Offset.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar